Rabu, 25 Juli 2012

Kiat Berbadan Ramping di Bulan Puasa

0 komentar
Idealnya, ketika mengurangi waktu makan selama berpuasa orang akan mengalami penurunan berat badan. Tapi nyatanya tak sedikit yang justru malah bertambah gemuk.

"Mestinya berat badan turun, karena yang tadinya makan 3 kali menjadi 2 kali saat bulan puasa. Kalau dihitung konsumsi kalori akan turun sekitar 20 persen dan idealnya berat badan turun 5 persen," jelas Dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB dari FKUI-RSCM, saat berbincang dengan detikHealth, Selasa (24/7/2012).

Dr Ari memberikan beberapa tips yang bisa dilakukan agar berat badan turun setelah sebulan berpuasa:

1. Makan 2 kali sehari bukan 3 kali
"Saat berpuasa, kita menggeser waktu makan yang tadinya 3 kali jadi 2 kali. Secara medis itu tidak apa-apa, karena orang sakit di rumah sakit pun ada yang disarankan berdiet seperti itu," jelas Dr Ari.

Menurutnya, jika ada orang puasa yang makan tetap 3 kali sehari, itu artinya ada hikmah kesehatan puasa yang tak tercapai. Secara sosial pun, puasa memiliki hikmah untuk merasakan penderitaan orang yang tidak mampu yang kurang makan.

2. Berbuka dengan satu macam makanan manis
Yang sering membuat orang makin gemuk setelah berpuasa adalah adanya budaya balas dendam setelah berbuka, dengan makan banyak makanan berkalori tinggi.

"Yang bikin berat badan bertambah karena banyak makan manis dan budaya balas dendam. Pas berbuka semua dimakan, teh manis iya, kolak iya, cendol iya, ditambah lagi jus buah, yang akhirnya berlebihan. Berbuka memang baik dengan yang manis, tapi ya 1 jenis saja, jangan dimakan semua," tandas Dr Ari.

3. Kurangi makanan berlemak
Setelah berbuka puasa, makanan yang masuk ke dalam tubuh tetap harus makanan sehat. Sebaiknya kurangi makanan yang mengandung banyak lemak seperti makanan bersantan, daging berlemak, gorengan dan makanan berkalori tinggi lainnya.

4. Salat Tarawih
"Gerakan Salat Tarawih selama 1 jam sudah bisa membantu menurunkan berat badan," jelas Dr Ari, yang juga merupakan Ketua Bidang Advokasi PB PAPDI.

Salat dapat mengontrol berat badan dan mengeluarkan kalori tanpa meningkatkan nafsu makan. Kombinasi dari pembatasan asupan makanan saat sahur dan buka puasa disertai Tarawih akan membantu mengurangi berat badan.

5. Tetap beraktivitas dan olahraga
"Prinsipnya saat berpuasa tetap lakukan aktivitas seperti biasanya, kecuali misalnya yang memicu keringat berlebih. Olahraga juga tetap dilakukan, pagi 30 menit setelah sahur atau 15 menit sebelum berbuka," jelas Dr Ari.

Olahraga yang disarankan adalah jalan kaki, bersepeda, berenang atau olahraga ringan lainnya.



newer post

Risiko Serangan Jantung Menurun di Bulan Puasa

0 komentar
Berpuasa selama bulan Ramadan tidak hanya bisa mendatangkan pahala bagi umat Muslim tetapi juga banyak manfaat kesehatan. Studi menunjukkan bahwa berpuasa dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke.

Studi yang dilakukan pada partisipan Uni Emirat Arab selama Ramadan tahun lalu menunjukkan berpuasa menyebabkan peningkatan dalam profil lipid, sehingga sangat mengurangi risiko stroke dan serangan jantung.

Studi yang dilakukan pada 37 partisipan mengambil sampel darah pada tiga kesempatan berbeda selama bulan Ramadan tahun lalu. Hasilnya, terdapat penurunan rata-rata 15 persen pada tingkat trigliserida (TG) dan 10,9 persen penurunan pada kolesterol low-density lipoprotein (LDL). Keduanya merupakan faktor risiko untuk serangan jantung.

"Ini adalah pertama kalinya studi yang menunjukkan hubungan antara puasa dengan profil lipid," jelas Dr Omar Hallak Kamel, Kepala Departemen Kardiologi Intervensi di American Hospital Dubai, seperti dilansir Gulfnews, Kamis (25/7/2012).

Profil lipid adalah ukuran kolektif kolesterol total seseorang, yaitu kolesterol high-density lipoprotein (HDL, atau kolesterol baik), LDL (kolesterol jahat) and TG (triglycerides, bentuk lemak yang ditemukan dalam darah.

Secara umum, HDL yang lebih tinggi dapat memangkas risiko serangan jantung, sementara LDL dan TG yang tinggi justru membuat orang rentan terhadap serangan jantung.

Dari hasil keseluruhan, kadar TG turun sebesar 15,5 persen menjadi rata-rata 161,89 mg/dl dari sebelumnya 191,6 mg/dl diambil dua minggu sebelum awal puasa. Sementara itu, tingkat HDl rata-rata atau kolesterol baik melonjak sebesar 11 persen dari 37.1 mg/dl ke 41.19 mg/dl.

"Penelitian secara konsisten menunjukkan kenaikan rata-rata kolesterol baik (HDL) , sedangkan LDL dan trigliserida menurun. Hal ini akan mengurangi risiko menderita penyakit jantung," jelas Dr Hallak.

Studi ini juga mengukur parameter lain seperti indeks massa tubuh (BMI atau body mass index), tekanan darah dan glukosa

newer post

Tidur Habis Sahur Sebaiknya Cukup 2 Jam Saja

0 komentar
Karena dilakukan saat tidur sedang nyenyak-nyenyaknya, tak jarang orang kembali tidur sehabis bersantap sahur. Bahkan banyak pula yang kemudian tidur sampai hari menjelang siang. Agar efektif meningkatkan energi saat puasa, tidur habis sahur sebaiknya dilakukan selama 2 jam saja.

Tidur berfungsi untuk mengistirahatkan dan mengembalikan fungsi tubuh setelah beraktifitas seharian. Agar badan tetap sehat, umumnya orang menghabiskan sepertiga waktunya dalam sehari untuk tidur. Namun lama waktu tidur ini bisa berrvariasi pada setiap orang.

Umumnya orang memerlukan waktu tidur selama 4 – 11 jam setiap hari, tergantung pada kebiasaan dan karakteristik genetiknya. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Turki, 75 persen orang tidur selama 7 – 8 jam sehari. Namun ketika puasa Ramadhan, lama waktu tidur ini harus terputus oleh makan sahur.

“Gangguan tidur dapat dialami selama bulan Ramadhan akibat jam makan sahur yang terkadang menyela waktu tidur. Agar badan tetap energik, tidur 2 jam selepas sahur sudah cukup bagi tubuh. Tidur lebih lama akan memiliki efek negatif pada kinerja tubuh di siang hari,” kata dr Abdullah Özkardeş, spesialis neurologi di Memorial Şişli Hospital, Turki seperti dilansir Today’s Zaman, Minggu (22/7/2012).

Selain itu, makanan dan minuman yang dikonsumsi selama Ramadhan juga mempengaruhi perilaku tidur. Menurut dr Abdullah, orang yang mengkonsumsi banyak teh dan kopi ketika berbuka puasa dan sahur dengan harapan akan merasa energik sepanjang hari justru akan sering merasa lekas marah dan cemas.

Perubahan waktu makan karena sahur dan buka puasa juga ikut mempengaruhi pola tidur. Umumnya orang membutuhkan waktu yang lebih lama untuk jatuh tidur selama bulan Ramadhan sehingga akan mengurangi lama tidur secara keseluruhan.

“Perubahan ini menyebabkan orang terbangun dengan perasaan lelah. Pada gilirannya, hal ini akan menyebabkan kantuk dan mengganggu konsentrasi di siang hari. Penderita gangguan tidur selama Ramadhan ini juga mengeluhkan masalah yang sama karena mengkonsumsi kopi dan teh secara berlebihan,” kata dr Abdullah.

Oleh karena itu, dr Abdullah menyarankan agar teh dan kopi sebaiknya dikonsumsi sesedikit mungkin ketika habis puasa. Untuk mengurangi masalah tidur dan efek negatifnya di bulan Ramadhan, usahakan agar tetap tidur dengan lama waktu yang sama seperti hari biasa.

Berkurangnya lama waktu tidur atau terjadinya perubahan pola tidur dapat mempengaruhi fungsi tubuh sehari-hari. Jika merasa lelah, mudah marah, pelupa atau sulit konsentrasi, bisa jadi gangguan ini disebabkan oleh masalah tidur dan lapar.

“Jika memungkinkan, cobalah untuk beristirahat dan bersantai sejenak pada suatu waktu,” pungkas dr Abdullah.






Source: DetikHealth
newer post

Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur

1 komentar
Jangan malas bangun sahur karena ini penting untuk menjaga stamina tubuh saat tak mendapat asupan apa-apa sepanjang hari. Tapi sebaiknya jangan asal makan saat sahur karena bisa menyulitkan sistem pencernaan atau membuat puasa menjadi lebih berat.

Untuk tetap sehat selama Ramadan, tubuh harus mendapatkan jumlah normal makanan dari kelompok makanan utama, seperti karbohidrat (nasi merah, roti gandum, ubi, kentang), susu dan produk susu, ikan, daging dan unggas, kacang-kacangan, buah dan sayuran.

Mengingat panjangnya waktu puasa, maka Anda harus mengonsumsi karbohidrat kompleks pada saat sahur, sehingga makanan berlangsung lebih lama (sekitar 8 jam) dan membuat Anda tidak terlalu lapar di siang hari.

"Karbohidrat kompleks ditemukan dalam makanan yang mengandung biji-bijian dan seperti barley, gandum, oat, millet, semolina, kacang-kacangan, lentil dan tepung gandum," jelas Dr Liza Thomas, dokter penyakit dalam di Canadian Specialist Hospital, seperti dilansir KhaleejTimes, Senin (23/7/2012).

Yang juga penting diperhatikan adalah minum banyak air dan serat selama sahur dan juga setelag berbuka puasa.

Selain makanan yang dianjurkan, Dr Liza juga menjelaskan beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur, antara lain:
1. Makanan berlemak dan gorengan
2. Makanan pedas dan kalengan
3. Makanan yang mengandung banyak gula dan karbohidrat olahan
4. Minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, soda dan lainnya.

"Makanan yang digoreng, makanan yang sangat pedas dan makanan yang mengandung terlalu banyak gula seperti permen dapat menyebabkan masalah kesehatan dan harus dibatasi selama bulan Ramadan. Makanan-makanan ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan, nyeri ulu hati dan masalah berat badan. Sedangkan minuman kafein harus dihindari terutama saat sahur," tegas Dr Liza.

Source: DetikHealth
newer post

Manfaat Salat Tarawih Bagi Kesehatan

0 komentar
Umat muslim melakukan salat 5 waktu dalam sehari. Namun ketika bulan Ramadhan, ada tambahan salat Tarawih yang dilakukan seusai salat Isya' di malam hari. Gerakan salat diketahui dapat meningkatkan fleksibiltas dan kebugaran otot tubuh, demikian pula dengan salat Tarawih yang durasinya relatif lebih panjang.

"Tingkat metabolisme otot meningkat ketika melakukan salat sehingga menyebabkan kekurangan oksigen dan nutrisi otot. Kekurangan ini akan menyebabkan vasodilatasi, peningkatan kaliber pembuluh darah, sehingga memungkinkan darah mengalir dengan mudah kembali ke jantung. Peningkatan beban jantung akan memperkuat dan memperbaiki sirkulasi otot jantung," kata Dr Ibrahim B. Syed, Ph.D, profesor kedokteran klinis dari University of Louisville School of Medicine seperti dilansir Islam for Today, Senin (23/7/2012).

Menurut dr Ibrahim, glukosa darah dan plasma insulin mulai meningkat dalam waktu 1 jam atau lebih setelah berbuka puasa. Glukosa dan gula darah mencapai tingkat tinggi dalam waktu 1 atau 2 jam kemudian. Saat masuk salat tarawih, glukosa yang beredar akan dimetabolisme menjadi karbon dioksida dan air agar tetap stabil.

Tak hanya itu, doa-doa yang dilantunkan selama Tarawih membantu pengeluaran kalori ekstra dan meningkatkan fleksibilitas, koordinasi, mengurangi stres, kecemasan dan depresi.

Lebih lanjut lagi, dr Ibrahim menjelaskan berbagai manfaat salat Tarawih bagi kesehatan, yaitu:

1. Meningkatkan kebugaran fisik

Ketika melakukan sedikit upaya tambahan dalam melakukan salat Tarawih, terjadi peningkatan daya tahan, stamina, fleksibilitas dan kekuatan tubuh. Salat menghasilkan perubahan fisiologis yang sama seperti ketika jogging atau berjalan, namun tanpa efek samping.

Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 17.000 orang alumni Harvard memberikan bukti kuat bahwa latihan aerobik setara dengan joging sekitar 3 mil sehari, meningkatkan kesehatan dan dapat memperpanjang usia. Pria yang mengeluarkan energi sekitar 2000 kkal setiap minggu memiliki angka kematian seperempat sampai sepertiga kali lebih rendah dibandingkan yang sedikit atau tidak berolahraga.

2. Meningkatkan daya tahan lansia

Seiring pertambahan usia, aktivitas yang dilakukan seseorang berkurang karena tulangnya menjadi makin tipis. Jika tidak dirawat, maka risiko osteoporosis sudah menanti. Gangguan ini paling banyak dialami wanita ketika memasuki menopause akibat penurunan estrogen.

Saat melakukan gerakan berulang dan teratur selama salat, maka kekuatan otot, tendon, fleksibilitas sendi dan respon kardiovaskular meningkat. Oleh karena itu salat Tarawih memungkinkan para lansia tetap siap ketika menghadapi kesulitan tak terduga yang dapat melukai tubuhnya. Tarawih akan meningkatkan daya tahan dan kepercayaan diri untuk menjadi mandiri.

3. Membantu mengontrol berat badan

Salat dapat mengontrol berat badan dan mengeluarkan kalori tanpa meningkatkan nafsu makan. Kombinasi dari pembatasan asupan makanan saat sahur dan buka puasa disertai Tarawih akan membantu mengurangi berat badan. Berat badan akan tetap terkontrol jika tidak makan terlalu banyak pada sahur dan buka puasa serta rajin melakukan Tarawih.

4. Meningkatkan suasana hati

Olahraga diketahui dapat meningkatkan suasana hati dan kualitas hidup sekaligus mengurangi kecemasan dan depresi. Peneliti dari Universitas Harvard, Dr Herbert Benson, menemukan bahwa melafalkan do'a dan ayat kitab suci ditambah aktifitas ringan akan memicu relaksasi yang dapat menurunkan tekanan darah, tingkat pernapasan dan denyut jantung.

Oleh karena itu, Tarawih membuat pikiran berada dalam keadaan rileks. Keadaan tenang pikiran ini juga mungkin dipicu pelepasan hormon encephalins dan endorfin ke dalam sirkulasi darah.
newer post

Jumat, 20 Juli 2012

Ini 6 Fakta Ilmiah Keajaiban Ibadah Puasa

0 komentar
Inilah fakta-fakta ilmiah yang tersebar dalam berbagai buku dan penelitian medis yang menegaskan manfaat dan keuntungan Ibadah puasa:'

1. Ibadah puasa adalah sarana pencegahan dari sejumlah penyakit dan gangguan kesehatan yang timbul akibat kebiasaan makan berlebihan dan berkesinambungan sepanjang tahun tanpa pernah berhenti.

2. Ibadah puasa merupakan sarana terapis untuk beberapa penyakit ganas dan kronis.

3. Ibadah puasa mampu membangkitkan kinerja seluruh proses vital yang berlangsung di dalam tubuh, meningkatkan performanya. Puasa pun meremajakan komponen-komponen sel dasar dan energi yang tersimpan di dalamnya sehingga lebih kuat dan lebih mampu menghadapi hal-hal yang berat atau keadaan damrat di saat tubuh mengalami pasokan makanan yang sedikit atau tidak mendapatkan pasokan selama sekali dalam jangka waktu tertentu.

4. Ibadah puasa menjadi pengontrol dan penekan gejolak sek- sual yang membara, terutama di kalangan ramaja dan anak muda.

5. Ibadah puasa tidak memberatkan atau menyulitkan tubuh. Gejala memberatkan yang dirasakan secara ilusif (termasuk lapar) sebenarnya hanyalah karena menyalahi kebiasaan dan jam makan.

6. Ibadah puasa merangkum dua proses anabolisme dan kata­olisme sekaligus dalam satu waktu, sehingga ia bisa memenuhi pasokan glukosa sebagai satu-satunya bahan bakar untuk sel otak dan sebagai bahan bakar utama seluruh jaringan lainnnya.

Sekarang ini, hakikat puasa semakin terkuak sebagai sebuah mukjizat ilmiah dan kebutuhan humanis. Fakta kebe­naran ini akan terus tersingkap lebih banyak lagi seiring de­ngan peningkatan pengetahuan manusia mengenai hukum- hukum penciptaan.

Sumber : Terapi Puasa, Oleh Dr. Abdul Jawwad Ash-Shawi
newer post

Keajaiban Puasa dan Rahasia Makanan

0 komentar
Dikisahkan, seorang tabib diutus oleh Raja Mesir, Muqauqis, kepada Rasulullah SAW sebagai bentuk solidaritas sosial untuk mengobati penduduk Madinah secara cuma-cuma.
Namun ternyata tak ada seorang pasien pun datang berobat padanya setelah sang tabib bermukim beberapa lama di Madinah.

Setelah melakukan peninjauan terhadap penduduk kota, ia tak menemukan seorang penduduk pun memiliki keluhan kesehatan. Akhirnya, sang tabib memutuskan untuk meninggalkan Madinah karena merasa tak ada yang perlu ia obati di sana.

Ketika berpamitan kepada Rasulullah SAW, ia mengutarakan kekagumannya pada pola hidup kaum Muslimin, sambil berkata, “Tuan, izinkan kami mengetahui rahasia apakah yang menyebabkan tak seorang pun mengeluh sakit di sini?”

Rasulullah menjawab, "Kami kaum yang tidak makan hingga kami merasa lapar, dan ketika makan kami tidak (makan sampai) kenyang." (HR. Abu Dawud)

Kesehatan berkaitan erat dengan pola makan. Melalui hadis di atas, kita diajarkan untuk tidak berlebihan memasukkan makanan ke dalam sistem cernanya. Terlebih, Alquran memerintahkan hal yang sama, "Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan." (QS. al-A’raf: 31)

Sebuah hadis hasan dari Miqdam bin Ma’dikariba menegaskan hal itu. Ia berkata, “Saya pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Tidak ada bejana yang diisi oleh manusia yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah baginya memakan beberapa suap untuk sekadar dapat menegakkan tulang punggungnya (memberikan tenaga). Jika tidak bisa demikian, maka hendaklah ia menjadikan sepertiga lambungnya untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk udara” (HR. At-Tirmidzi)

Tidak seorang pun ahli medis baik muslim maupun non muslim meragukan manfaat puasa bagi kesehatan manusia.
Dalam buku berjudul Pemeliharaan Kesehatan dalam Islam karya Mahmud Ahmad Najib (Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Ain-Syams Mesir) ditegaskan, puasa sangat berguna bagi kesehatan.
Di antara manfaat tersebut, puasa memperkecil sirkulasi darah sebagai perimbangan untuk mencegah keluarnya keringat dan uap melalui pori-pori kulit serta saluran kencing tanpa perlu menggantinya.
Menurut buku tersebut, curah jantung yang mendistribusikan darah ke seluruh pembuluh darah akan membuat sirkulasi darah menurun. Dan itu memberi kesempatan otot jantung masa istirahat setelah bekerja keras satu tahun lamanya. Puasa memberi kesempatan pada jantung untuk memperbaiki vitalitas dan kekuatan selnya.

Selain itu, masih menurut buku tersebut, puasa memberi kesempatan kepada alat-alat pencernaan untuk beristirahat karena ketika seseorang berpuasa, lambung dan ususnya beristirahat selama beberapa jam dari kegiatannya. Proses penyerapan makanan juga berhenti sehingga asam amoniak, glukosa, dan garam tidak masuk ke usus. Sehingga, sel-sel usus tidak mampu menghasilkan komposisi glikogen, protein, dan kolesterol.

Seorang ahli dari Amerika, Allan Cott, M.D., telah menghimpun hasil pengamatan dan penelitian para ilmuwan berbagai negara dalam buku Why Fast, yang membeberkan sejumlah hikmah puasa. Antara lain memunculkan perasaan lebih baik secara fisik dan mental, membersihkan tubuh, menurunkan tekanan darah dan kadar lemak, menjadikan badan sehat dengan sendirinya, menumbuhkan kemampuan mengendalikan diri sendiri, dan memperlambat proses penuaan.

Lebih jauh, dunia ilmiah telah membuktikan bahwa proses detoksifikasi saat puasa, seperti dipaparkan praktisi dan pengkaji kedokteran Nabi, dr. Mohammad Ali Toha Assegaf (2009), dalam 365 Tips Sehat ala Rasulullah. Ia menuliskan, pada kotoran (feces) dan air seni orang yang berpuasa ditemukan racun organophosphat. Bahan racun tersebut disimpan dalam sel-sel adipose (lemak) dalam tubuh yang mengalami pembongkaran dengan cepat saat seseorang berpuasa.


Source: republika.co.id
newer post

Kamis, 19 Juli 2012

Poligami Memperpanjang Umur Pria 12 Persen

0 komentar
Ekspansi klub poligami asal Malaysia di Bandung cukup menghebohkan. Sebuah studi terkini di Inggris mengatakan bahwa poligami bisa memperpanjang umur hingga 12 persen. Tapi studi lain menyebutkan bahwa istri yang dipoligami cenderung lebih stres.

Setelah melakukan analisis terhadap praktek poligami di hampir 140 negara, Virpi Lummaa, seorang ekolog dari University of Sheffield, Inggris menyebutkan bahwa pria yang melakukan poligami cenderung lebih panjang umur hingga 12 persen daripada pria yang monogami.

Tidak hanya pria, wanita yang dipoligami pun ternyata lebih panjang umur. Sebuah fenomena yang disebut para peneliti sebagai efek nenek bisa menjelaskan mengapa wanita yang dipoligami punya umur lebih panjang, terutama setelah melewati masa menopause.

Lumma mengatakan bahwa setiap 10 menit seorang wanita berhasil melewati masa menopause, kebahagiaanya akan bertambah 2 kali lipat. Peneliti mengatakan bahwa banyaknya cucu dan perhatian dari anak-anaknya membuat ia lebih bahagia dan ingin hidup lebih lama.

Sementara itu, pria yang mmelakukan poligami disebut peneliti masih memiliki alat reproduksi yang bagus hingga umur 60, 70, bahkan 80 tahun. "Hal itulah yang yang kemungkinan memperpanjang hidupnya," ujar Lumma seperti dikutip dari Redorbit, Selasa (20/10/2009).

Lumma dan timnya membandingkan negara-negara yang melakukan praktik poligami dengan negara yang monogami, dan hasilnya ternyata mereka yang melakukan praktik poligami memang lebih sehat dan memiliki nutrisi yang lebih baik ketimbang mereka yang monogami.

Peneliti mengatakan bahwa rahasia dari manfaat poligami berasal dari istri. Suami yang memiliki istri banyak, yang bisa mengurus dirinya dengan baik sudah tentu akan memiliki kesehatan yang lebih baik. Mereka juga akan lebih bahagia karena memiliki banyak anak dan kehidupan seksnya terpenuhi terus.

"Kebutuhan seks yang terpenuhi membuat kesuburan tetap bertahan meski sudah memasuki usia abu-abu. Dan kesuburan seseorang sangat berpengaruh terhadap fungsi hormon yang mengatur metabolisme tubuh. Semakin baik kesuburannya, semakin baik pula kinerja hormon dan itu membuat seseorang tetap sehat," jelas Lumma.

Manfaat poligami lainnya yang disebut peneliti yakni adanya dorongan dan motivasi untuk terus menghidupi dan memberi nafkah untuk anak dan istrinya. Menurut antropolog Chris Wilson dari Cornell University in Ithaca, New York, hipotesis tersebut sangat masuk akal.

Bagi pria, poligami memang akan membawa manfaat yang baik untuk kesehatan, namun bagi wanita sepertinya tidak. Meskipun beberapa studi menyebutkan bahwa poligami membawa efek baik untuk sang istri, tapi lebih banyak studi yang menunjukkan bahwa istri yang dipoligami cenderung lebih stres.

Profesor Martha Bailey dan Bita Amani dari Queen's University menyebutkan bahwa istri dan anak akan menjadi korban dalam rumah tangga kerika seorang suami memilih untuk melakukan poligami.

"Mereka lebih banyak mengalami depresi dan stres karena perasaan cemburu. Mereka juga cenderung menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga," ujar Bailey. Sementara suami yang melakukan poligami mendapat pemenuhan seks yang baik, istri yang dipoligami justru menderita karena harus menghadapi kenyataan suaminya berbagi seks dengan wanita lain dan kemungkinan penyakit menular seksual.

Ketika seorang wanita depresi, pola pengasuhan anaknya pun menjadi kacau. Dan itu akan memberi dampak negatif bagi anak. Anak juga berisiko mengalami trauma dan dikucilkan oleh teman-temannya. Perilaku mereka pun menurut peneliti lebih sulit terkontrol karena peran ayah menjadi berkurang.

Namun yang paling penting dalam poligami adalah perhatian suami terhadap semua istri dan anak-anaknya. "Suami yang melakukan poligami akan lebih panjang umur hanya jika ia bisa memperhatikan dan memperlakukan semua istri dan anak-anaknya dengan adil," ujar Wilson.
newer post

Bagian-bagian Tubuh yang Diuntungkan Saat Main Sepakbola

0 komentar
Sepakbola adalah olahraga yang paling banyak penggemar. Saat berlari-lari dan menendang-nendang bola, ada bagian-bagian tubuh yang sangat diuntungkan dari aktivitas ini. Apa saja?

Sepakbola tidak hanya menawarkan sesuatu yang menarik, efisien dan menyenangkan, tapi memberikan manfaat lain karena melibatkan gerakan percepatan, melompat, berputar, berbalik dan menendang.

Studi menunjukkan melakukan olahraga sepakbola selama 2-3 jam dalam seminggu bisa memberikan peningkatan yang signifikan dalam hal kesehatan, kekuatan, kebugaran dan daya tahan tubuh.

Berikut ini beberapa manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari olahraga sepakbola, seperti dikutip dari Lifemojo, Kamis (14/7/2011) yaitu:

1. Menguatkan otot
Sepakbola sangat bagus untuk kekuatan otot secara keseluruhan karena permainannya secara konstan melibatkan gerakan otot untuk jangka waktu yang lama, seperti mengejar lawan, menendang atau melompat.

2. Kesehatan kardiovaskular
Olahraga ini melibatkan perubahan secara konstan dalam hal berjalan dan berlari yang membantu jantung bekerja lebih efisien. Selain itu juga menurunkan tekanan darah dan meningkatkan penyerapan oksigen maksimal (VO2max). Tapi sebaiknya seseorang bisa mendeteksi kemampuan dirinya agar tidak overtraining.

3. Menguatkan tulang
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang berpartisipasi dalam olahraga beban seperti sepakbola bisa membantu membangun dan memelihara tulang agar tetap sehat dan kuat serta mencegah osteoporosis.

4. Menurunkan berat badan
Bermain sepakbola selama 45 menit kemungkinan bisa membakar sekitar 350 kalori. Hal ini juga meningkatkan metabolisme sehingga tetap membakar kalori selama 48 jam setelah bermain.

5. Meningkatkan koordinasi, kelincahan dan keseimbangan
Sepakbola melibatkan gerakan kompleks seperti menggiring bola, mengubah arah secara cepat dan melewati lawan pada berbagai kecepatan yang membantu meningkatkan koordinasi tubuh, kelincahan dan keseimbangan. Sedangkan menendang dan menerima operan bola turut meningkatkan koordinasi tangan dengan mata.

6. Menghilangkan stres
Sepakbola memiliki efek positif terhadap perasaan, sehingga meningkatkan suasana hati (mood), harga diri, mengurangi stres dan membantu tidur lebih nyenyak. Kondisi ini akan mempengaruhi kesehatan secara menyeluruh.
newer post

Bagian-bagian Tubuh yang Diuntungkan Saat Main Sepakbola

1 komentar
Sepakbola adalah olahraga yang paling banyak penggemar. Saat berlari-lari dan menendang-nendang bola, ada bagian-bagian tubuh yang sangat diuntungkan dari aktivitas ini. Apa saja?

Sepakbola tidak hanya menawarkan sesuatu yang menarik, efisien dan menyenangkan, tapi memberikan manfaat lain karena melibatkan gerakan percepatan, melompat, berputar, berbalik dan menendang.

Studi menunjukkan melakukan olahraga sepakbola selama 2-3 jam dalam seminggu bisa memberikan peningkatan yang signifikan dalam hal kesehatan, kekuatan, kebugaran dan daya tahan tubuh.

Berikut ini beberapa manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari olahraga sepakbola, seperti dikutip dari Lifemojo, Kamis (14/7/2011) yaitu:

1. Menguatkan otot
Sepakbola sangat bagus untuk kekuatan otot secara keseluruhan karena permainannya secara konstan melibatkan gerakan otot untuk jangka waktu yang lama, seperti mengejar lawan, menendang atau melompat.

2. Kesehatan kardiovaskular
Olahraga ini melibatkan perubahan secara konstan dalam hal berjalan dan berlari yang membantu jantung bekerja lebih efisien. Selain itu juga menurunkan tekanan darah dan meningkatkan penyerapan oksigen maksimal (VO2max). Tapi sebaiknya seseorang bisa mendeteksi kemampuan dirinya agar tidak overtraining.

3. Menguatkan tulang
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang berpartisipasi dalam olahraga beban seperti sepakbola bisa membantu membangun dan memelihara tulang agar tetap sehat dan kuat serta mencegah osteoporosis.

4. Menurunkan berat badan
Bermain sepakbola selama 45 menit kemungkinan bisa membakar sekitar 350 kalori. Hal ini juga meningkatkan metabolisme sehingga tetap membakar kalori selama 48 jam setelah bermain.

5. Meningkatkan koordinasi, kelincahan dan keseimbangan
Sepakbola melibatkan gerakan kompleks seperti menggiring bola, mengubah arah secara cepat dan melewati lawan pada berbagai kecepatan yang membantu meningkatkan koordinasi tubuh, kelincahan dan keseimbangan. Sedangkan menendang dan menerima operan bola turut meningkatkan koordinasi tangan dengan mata.

6. Menghilangkan stres
Sepakbola memiliki efek positif terhadap perasaan, sehingga meningkatkan suasana hati (mood), harga diri, mengurangi stres dan membantu tidur lebih nyenyak. Kondisi ini akan mempengaruhi kesehatan secara menyeluruh.
newer post

Kebiasaan Buruk yang Bikin Kulit Cepat Keriput

1 komentar
Jangan kira kerutan dan tanda-tanda penuaan datang begitu saja seiring bertambahnya umur. Anda mungkin takkan mengira bahwa kebiasaan sehari-hari yang dilakukan bisa membuat kulit tampak lebih tua. Kebiasaan apa saja?

Menurut Mary P. Lupo, MD, seorang dermatolog asal New Orleans, banyak orang yang tidak menyangka bahwa kebiasaan yang menurut mereka baik-baik saja ternyata merupakan penyebab penuaan dini. Ini dia kebiasaan buruk yang mempercepat penuaan, seperti dikutip dari Health, Rabu (20/10/2009).

1. Memakai scrub pembersih muka
Selama ini orang mengira bahwa scrub bisa mengangkat kotoran di wajah lebih baik, namun menurut DLupo, pembersih yang mengandung scrub justru membuat kulit menjadi iritasi dan terkikis. Ujung-ujungnya, kulit akan terlihat lebih tua.

"Sebaiknya gunakan sabun pembersih tanpa scrub, atau jika Anda punya waktu bisa menggunakan sedikit baking soda dan air hangat sebagai pembersih muka untuk mengangkat sel-sel kulit mati," saran Lupo.

2. Mandi dengan air hangat
Kebiasaan mandi dengan air hangat menyebabkan lapisan lemak yang melindungi sel-sel kulit menjadi rusak dan mengurangi kelembabannya. "Tubuh memang akan mengembalikan lemak yang rusak itu beberapa jam kemudian, tapi selama lemak itu hilang, tubuh terus melepaskan kelembaban sehingga muncul gejala keriput," jelas Lupo.

Untuk itu, Lupo menyarankan jika ingin mandi dengan air hangat, jangan sampai lebih dari 10 menit. Mandi dengan air hangat memang terasa sangat enak dan nyaman, namun jika kelamaan tidak baik untuk kulit.

3. Menyisir rambut setelah mandi atau mencuci muka
Biasanya setelah mandi, kebiasaan berikutnya yang dilakukan adalah menyisir rambut. Ternyata kebiasaan itu menurut Lupo bisa merusak sel-sel kulit rambut dan membuatnya cepat rontok bahkan botak. Sebaiknya rapikan dulu rambut sebelum mandi dan lebih baik lagi gunakan toner untuk menguatkan rambut.

4. Tidur telungkup atau wajah menghadap perut
Hati-hati dengan posisi tidur Anda. Jika saat tidur wajah Anda menghadap ke bawah (arah perut), siap-siap untuk lebih cepat berkeriput. "Adanya gaya gravitasi membuat aliran darah tertarik ke bawah, dan mata pun akan terlihat membengkak.

Jika hal ini terjadi tiap malam, kulit bisa kehilangan elastisitas kolagen dan terbentuklah kantung mata yang membuat seseorang tampak lebih tua," tutur Lupo. Sebaiknya usahakan tidur dengan bantal yang rata. Menggunakan bantal dari bahan satin dan sutera juga bisa mengurangi risiko keriput.
newer post

Sedikit Olahraga Tetap Bermanfaat untuk Jantung

0 komentar
Selama ini orang berpikiran untuk mencegah penyakit jantung harus melakukan olahraga yang intens. Padahal aktivitas fisik yang sedikit tetap bisa bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung.

Studi menemukan tidak perlu melakukan olahraga terlalu banyak untuk mendapatkan jantung yang sehat, karena olahraga yang sedikit kemungkinan bisa memberikan perlindungan terhadap risiko penyakit jantung.

Para ahli mengungkapkan bahwa setidaknya melakukan sedikit olahraga tetap lebih baik dibandingkan tidak berolahraga sama sekali, seperti dikutip dari Lifemojo, Kamis (4/8/2011).

Para peneliti dari Harvard School of Public Health menuturkan olahraga selama 150 menit dalam waktu seminggu bisa mengurangi risiko penyakit jantung koroner sebesar 14 persen dibanding dengan orang yang secara fisik tidak pernah berolahraga.

Sementara itu risiko terkena penyakit jantung akan semakin menurun seiring dengan meningkatkan jumlah aktivitas fisik yang dilakukan. Diketahui melakukan aktivitas fisik sebanyak 300 menit dengan intensitas sedang bisa mengurangi risiko sebesar 20 persen.

Hasil ini didapatkan setelah peneliti mengumpulkan data 3.000 aktivitas fisik dan berbagai penelitian mengenai penyakit jantung, sehingga bisa didapatkan ukuran kuantitatif dari aktivitas fisik yang berpengaruh terhadap risiko penyakit jantung.

Dalam review beberapa penelitian yang telah dilakukan sebelumnya diketahui bahwa hasil yang ditemukan lebih menonjol pada kaum perempuan dibanding dengan laki-laki, meskipun tidak diketahui dengan pasti apa alasannya.

Olahraga yang dilakukan untuk jantung umumnya meningkatkan pernapasan serta memperbaiki cara tubuh menggunakan oksigen. Hal ini akan membuat jantung lebih kuat dan efisien dalam memompa darah ke tubuh.

Beberapa olahraga kardiovaskuler yang diketahui baik untuk membantu jantung tetap sehat adalah jalan cepat, lari, berenang dan bersepe
newer post

Vaksin Rokok Buat Pecandu Rokok yang Ingin Tobat

0 komentar
Sudah berupaya segala cara untuk bisa berhenti merokok tapi tetap tidak bisa? Tunggu saja kehadiran vaksin rokok yang dibuat khusus bagi perokok yang bandel. Vaksin itu rencananya akan hadir beberapa bulan lagi di Amerika.

Beberapa orang yang ingin tobat merokok melakukan berbagai cara seperti mengunyah permen karet, olahraga atau mengikuti terapi dalam sebuah grup. Namun kebanyakan dari mereka mengaku tidak bisa berhenti dan terlalu susah untuk menghindari dari kebiasaan merokok.

Tidak heran memang, karena para ahli obat-obatan mengtakan bahwa seseorang yang sudah kecanduan nikotin akan lebih sulit disembuhkan daripada heroin. Menurut The American Cancer Society, dari 44 juta orang yang merokok di Amerika, 70 persennya mengaku ingin berhenti merokok tapi tidak bisa. Hanya 4 hingga 7 persen saja yang benar-benar bisa berhenti.

Tapi harapan berhenti merokok tampaknya bisa terealisasi dalam waktu dekat ini. The National Institute on Drug Abuse, sebuah divisi di National Institutes of Health rencananya akan menghibahkan US$ 10 juta kepada Nabi Biopharmaceuticals untuk membuat vaksin anti nikotin beberapa bulan lagi.

Vaksin yang nanti diberi nama NicVax itu didesain untuk menstimulasi sistem imun dan menghasilkan antibodi yang menolak nikotin dalam tubuh perokok dan juga melindungi tubuh dari masuknya nikotin ke otak.

Asal tahu saja, ketika seorang perokok menghirup asap rokok, nikotin akan masuk ke dalam jaringan paru-paru, masuk ke aliran arah dan disalurkan ke seluruh bagian tubuh. Karena nikotin adalah molekul yang sangat kecil, maka ia dapat menembus jaringan pertahanan otak dan ikut dalam aliran darah ke otak.

Nikotin kemudian berikatan dengan reseptor di otak yang kemudian memicu pengeluaran hormon dopamin, yaitu hormon yang membuat sensasi enak, nyaman, tenang dan senang. Itulah mengapa orang sedang stres atau bermasalah merasa rokok bisa menenangkan dirinya.

Proses tersebut terjadi sangat cepat dalam tubuh, kurang dari 1 menit setelah rokok dihisap. Itulah yang menyebabkan rokok bersifat candu.

Vaksin NicVax yang rencananya dibuat akhir tahun 2009 ini diyakini bisa menghambat terjadinya ikatan nikotin dengan darah dengan menciptakan antibodi dalam tubuh yang bisa mengikat nikotin. Jadi nikotin akan berikatan dengan antibodi, dan mengahalangi ikatannya dengan darah.

Percobaan pembuatan vaksin tahap ke 3 itu sangat menjanjikan, karena dalam 2 tahap percobaan sebelumnya tidak menimbulkan efek samping apapun. "Partisipan yang diberi vaksin ini dalam percobaan sebelumnya berhasil mengurangi kecanduan merokoknya dalam waktu 12 bulan, yaitu dari semula 20 batang rokok sehari menjadi 10 batang," ujar seorang peneliti seperti dilansir oleh Dr. Sanjay Gupta dalam CNN, Rabu (21/10/2009).
newer post

Hanya Butuh 14 Hari Tubuh Ramping Bisa Berubah Penuh Lemak

0 komentar
Meski berat badan sehat dan kondisi tubuh bugar, namun bila Anda kurang aktivitas maka hanya perlu waktu 2 minggu untuk mengubah sistem metabolisme dan kebugaran. Tubuh bisa berubah dari fit jadi fat (banyak lemak) hanya dalam 14 hari.

Hasil studi baru yang telah dipublikasikan dalam Journal of Applied Physiology menunjukkan bahwa hanya butuh 2 minggu pengurangan aktivitas untuk melihat perubahan yang signifikan pada metabolisme dan kebugaran.

Salah satu hasil studi menyebutkan bila seseorang terbiasa hidup sehat dengan berjalan kaki 10.000 langkah setiap hari, kemudian menguranginya menjadi 1.500 langkah per hari, maka akan terjadi peningkatan 7 persen pada lemak perut setelah 14 hari, meski ia tetap mempertahankan pola makan yang normal.

Pengurangan aktivitas jalan kaki juga akan mengakibatkan penurunan kapasitas VO2max (kemampuan tubuh untuk menggunakan oksigen) sebesar 7 persen, berkurangnya kekuatan otot dan memperburuk sensitivitas insulin.

Selain itu, hanya butuh 3 hari pengurangan aktivitas untuk melihat peningkatan kadar glukosa darah pasca makan, yang dari waktu ke waktu akan meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Studi tersebut difokuskan secara khusus pada kegiatan non olahraga, seperti berjalan mengelilingi komplek, berjalan menuju halte bus atau hanya untuk berjalan menuju meja rekan kerja.

"Ada bukti epidemiologis yang menunjukkan bahkan pada orang yang rutin berolahraga, terlalu lama duduk dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit," jelas John P. Thyfault, PhD, asisten profesor di University of Missouri, seperti dilansir Menshealth, Senin (15/8/2011).

Thyfault menyarankan bangunlah dari tempat duduk setiap 15 sampai 20 menit dan bergerak di sekitar. Jika otot rangka menjadi benar-benar tidak aktif untuk jangka waktu yang lama, maka tubuh akan memulai perubahan biokimia yang menyebabkan resistensi insulin dan glukosa darah.
newer post

25 Keuntungan Tidak Menghisap Rokok

1 komentar
Jika selama ini ancaman kesehatan dan kerugian akibat merokok tidak mempan membuat seseorang berhenti merokok, bagaimana jika membeberkan semua keuntungan yang bisa didapatkan jika tidak merokok? Berikut ini adalah 25 keuntungan jika Anda tidak menghisap rokok.

Seperti dikutip dari Health, Rabu (6/1/2010), peneliti dari Peninsula Medical School, Inggris menyebutkan banyak keuntungan yang akan didapatkan seandainya tidak merokok, diantaranya 25 keuntungan berikut.

1. Anda bisa menghemat, tidak perlu mengeluarkan uang lebih untuk membeli rokok dan bisa membeli barang-barang lain yang diinginkan.

2. Anda akan menghirup lebih sedikit bakteri menghisap rokok sama dengan menghirup bakteri yang bisa membuat sakit.

3. Anda bisa lebih pintar karena terhindar dari kecanduan zat kimia rokok yang bisa merusak otak.

4. Anda akan memiliki gaya bercinta dan kemampuan seksual yang lebih baik karena aliran darah dan sirkulasinya yang lebih baik dan bersih.

5. Anda akan tidur lebih nyenyak dan lebih baik karena nikotin adalah zat yang bisa mengganggu produksi hormon tidur.

6. Anda bisa punya tulang yang lebih sehat dan kuat karena kepadatan mineral tulang tidak akan tercuri dan berkurang akibat rokok.

7. Anda akan terhindar dari penyakit psoriaris karena studi terkini menyebutkan ada hubungannya antara perokok dengan penyakit kulit psoriaris.

8. Anda akan merasa lebih hangat dan tidak kedinginan karena sirkulasi darah akan berjalan dengan lancar dan menghangatkan tubuh.

9. Anda yang memiliki penyakit AIDS tidak akan mengalami proses kemunduran daya tahan tubuh yang lebih cepat.
Anda akan terhindar dari semua penyakit kronis yang disebabkan rokok, terutama penyakit jantung yang punya risiko 4 kali lipat.

10. Anda bisa terhindar dari meninggal dunia karena tumor otak karena asap rokok yang masuk ke paru-paru bisa menyebar cepat ke dalam pembuluh darah di otak.

11. Anda bisa memiliki gigi yang lebih bersih dan sehat karena zat kimia dalam rokok tidak masuk lagi ke mulut dan tidak akan merusak gigi.

12. Anda akan memiliki keriput yang lebih sedikit karena rokok bisa merusak jaringan dan elastisitas kulit setelah 10 tahun.

13. Anda akan memiliki indera penciuman yang lebih baik dan mengonsumsi makanan dengan lebih nikmat.

14. Anda bisa punya rambut yang lebih kuat dan tidak akan cepat mengalami kebotakan.

15. Anda akan menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat dan produktif karena jarang sakit.

16. Anda akan terhindar dari stres karena tekanan keluarga dan orang-orang yang ingin Anda berhenti merokok.

17. Anda terhindar dari batuk dan bronkitis yang mengganggu.

18. Anda akan menyelamatkan bayi dan anak-anak yang tidak berdosa dari gangguan asap rokok.

19. Anda akan memiliki sperma yang lebih banyak dan sehat karena risiko sperma cacat akibat bahan kimia rokok akan berkurang.

20. Anda akan lebih dicintai pasangan, menjadi pencium yang baik dan kemungkinan dicampakkan berkurang karena kebanyakan wanita tidak suka bau asap rokok.

21. Anda akan menjadi contoh dan figur yang baik untuk teman yang ingin berhenti merokok.

22. Anda bisa bernafas lebih panjang karena karbonmonoksida dari rokok tidak akan masuk ke dalam darah dan membatasi jumlah oksigen untuk bernafas.

23. Anda bisa punya kemungkinan untuk hamil lebih besar karena terhindar dari kanker ovarium atau rusaknya sel-sel telur dan fungsi reproduktif wanita.

24. Anda punya risiko melahirkan anak cacat yang lebih rendah karena zat kimia dalam rokok bisa menyebabkan mutasi gen yang diturunkan pada anak.

25. Anda akan memiliki umur yang lebih panjang karena setiap satu batang rokok yang dihisap bisa mengurangi 11 menit kesempatan hidup.

Dan tentunya masih banyak lagi keuntungan dari tidak merokok.
newer post

Pakai Koyo Nikotin 6 Bulan Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok

0 komentar
Besarnya bahaya merokok sudah diketahui para perokok namun keinginan berhenti merokok kadang banyak hambatannya. Memakai koyo nikotin selama 6 bulan terbukti cukup ampuh mengusir kebiasaan merokok dan mengurangi keinginan untuk kembali merokok.

Standar terapi koyo nikotin yang disarankan industri yang memproduksi koyo tersebut adalah 2 bulan. Namun dalam sebuah studi yang melibatkan 568 orang perokok, terbukti bahwa perokok yang memperpanjang masa pemakaian koyo nikotin menjadi 6 bulan lebih bisa menghentikan kebiasaan merokoknya 2 kali lipat dibanding partisipan yang hanya memakai koyo nikotin selama 2 bulan.

Di akhir studi 31,6 persen partisipan berhasil tidak merokok lagi setelah 6 bulan memakai koyo nikotin. Dalam laporan yang dimuat di Annals of Internal Medicine juga disebutkan bahwa perokok yang memperpanjang masa terapinya menjadi 6 bulan, lebih bisa mengekang nafsunya untuk merokok lagi pada masa-masa relapse (kambuh).

"Hasil studi kami menunjukkan, perokok yang kambuh lagi saat mencoba untuk berhenti merokok bisa tertolong dengan meneruskan memakai koyo tersebut," kata Robert Schnoll, profesor psikiatrik dari University of Pennsylvania School of Medicine seperti dilansir Health, Rabu (3/2/2010).

Setelah 1 tahun, partisipan yang benar-benar bisa berhenti merokok adalah sebanyak 14,5 persen. Keberhasilan terapi nikotin ini membuktikan bahwa dengan pemakaian yang konsisten, tidak ada yang tidak mungkin bagi perokok yang ingin berhenti merokok.
newer post

Langsung Tidur Setelah Makan Malam Tingkatkan Risiko Stroke

1 komentar
Kecenderungan saat perut merasa kenyang seusai makan malam adalah mengantuk dan ingin segera tidur. Namun sebaiknya tunggu dulu 1-2 jam, sebab risiko stroke akan semakin meningkat jika jeda waktu antara makan dengan tidur terlalu dekat.

Memberikan waktu bagi perut sekitar 60-70 menit untuk mencerna makanan diklaim bisa mengurangi risiko stroke hingga 66 persen dan akan semakin berkurang jika jedanya semakin lama. Setiap peningkatan jeda selama 20 menit, risikonya berkurang 10 persen.

Namun jeda yang terlalu lama tidak akan membuat risiko stroke hilang sama sekali, karena batas maksimalnya dikatakan hanya 2 jam atau 120 menit. Boleh-boleh saja menunggu lebih dari 2 jam sebelum tidur, namun tidak dijamin manfaatnya akan terus meningkat.

Cristina-Maria Kastorini, MSc, ahli gizi dari University of Ioannina di Yunani mengatakan jika seseorang langsung tidur setelah makan malam maka orang tersebut rentan mengalami refluks asam lambung. Kondisi ini menyebabkan asam lambung naik menuju kerongkongan dan memicu rasa tidak nyaman.

Saat tidur, refluks bisa memicu penyempitan saluran napas dan sleep apnea sehingga rentan mengalami henti napas saat tidur. Meski tidak memicu stroke secara langsung, berbagai penelitian membuktikan bahwa sleep apnea berhubungan dengan risiko kerusakan pembuluh darah di otak yang memicu stroke.

Hasil penelitian yang dipresentasikan dalam European Society of Cardiology Congress 2011 ini melibatkan sedikitnya 1.000 warga Inggris. Sebanyak 500 orang partisipan berasal dari kelompok sehat, 250 orang pernah stroke dan sisanya 250 orang mengalami sindom jantung koroner akut.

Sementara itu ahli jantung dari Mayo Clinic, David Holmes, MD sependapat bahwa langsung tidur setelah makan malam dapat meningkatkan risiko stroke. Namun untuk memastikannya, butuh penelitian lebih lanjut dengan jumlah sampel yang lebih besar.

"Saat kita makan, kadar gula darah berubah, kolesterol berubah dan aliran darah juga berubah. Semua itu mempengaruhi risiko stroke," ungkap Dr holmes yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, seperti dikutip dari WebMD, Kamis (1/8/2011).
newer post

Ingin Berhenti Merokok? Hindari Minum Kopi

1 komentar
Ngopi sambil merokok memang kegiatan paling nikmat bagi beberapa orang. Tak heran, karena kopi dan rokok adalah pasangan yang cocok, seperti halnya oreo dan susu. Jadi jika ingin berhenti merokok hindari minum kopi.

Jika Anda sedang dalam program berhenti merokok tapi tidak berhasil juga, mungkin itu karena makanan yang Anda makan memicu perasaan ingin merokok lagi dan lagi.

Sebuah studi tahun 2007 yang dipimpin McClernon dari Duke University Medical Center in Nicotine & Tobacco Research menyebutkan bahwa makanan sangat mempengaruhi kebiasaan merokok

Beberapa makanan dapat meningkatkan keinginan merokok dan beberapa lainnya bisa menghentikan kebiasaan merokok. Daging merah, alkohol dan kopi akan meningkatkan rasa enak rokok sedangkan sayuran, buah, susu dan minuman non kafein seperti air dan jus akan membuat rasa rokok di mulut menjadi tidak enak.

"Hal ini menjelaskan mengapa orang yang suka minum kopi senang merokok karena kopi dan rokok memang kombinasi yang cocok, seperti oreo dan susu saja," kata Joseph McClernon, PhD, profesor dari Department of Psychiatry and Behavioral Sciences at Duke University Medical Center seperti dilansir Health, Minggu (28/2/2010).

Selain faktor makanan, adalagi faktor yang menjelaskan kenapa ada orang yang merokok dan ada yang tidak, yaitu faktor lidah. Tidak semua orang bisa menerima rasa rokok di mulutnya.

Menurut hasil studi, ada beberapa orang yang terlahir untuk tidak suka rasa rokok. Orang yang sering merasakan rasa pahit atau yang masuk kategori 'bitter taster' lebih jarang merokok.

Peneliti National Institutes of Health membandingkan subjek partisipan yang punya kemampuan genetik merasakan pahit dengan partisipan yang tidak punya kemampuan tersebut.

Setelah melakukan analisis, ternyata partisipan yang punya kemampuan merasa pahit yang lebih sensitif (bitter taster) sangat jarang yang merokok dibanding partisipan dengan tingkat sensitivitas yang lebih rendah.

Meski pernah merokok, bitter taster lebih mudah berhenti merokok. Kebalikannya, mereka yang tingkat sensitivitas pahitnya rendah sangat mudah kecanduan nikotin. Hasil studi tahun 2001 ini dipublikasikan dalam Addictive Behaviors.

Jadi memang ada beberapa orang di dunia ini yang punya genetik tidak suka rasa rokok menempel di lidahnya. Sekalipun diciptakan rokok dengan rasa yang sangat enak, lidahnya mungkin akan menolak.

Beruntunglah orang-orang yang masuk kategori bitter taster tersebut karena mereka tak perlu susah susah mencari cara untuk berhenti.
newer post

Biar Tak Cepat Gemuk, Biasakan Ngemil Pakai Tangan Kiri

0 komentar
Kebiasaan ngemil, apalagi makanan manis memang berisiko memicu peningkatan berat badan. Namun ada cara unik untuk membatasi agar ngemilnya tidak berlebihan, yakni dengan menggunakan tangan kiri atau tangan yang biasanya kurang dominan.

Pada kebanyakan orang, tangan kanan adalah tangan yang paling dominan sehingga lebih sering digunakan untuk beraktivitas termasuk untuk ngemil. Hanya sebagian kecil saja yang menggunakan tangan kiri sebagai tangan paling dominan, yakni orang-orang yang terlahir kidal.

Menurut penelitian, membalik kebiasaan dengan menggunakan tangan yang kurang dominan dapat mengurangi porsi makan saat ngemil. Jika biasanya memakai tangan kanan, dibalik jadi tangan kiri dan pada orang kidal dibalik jadi memakai tangan kanan.

"Ketika kita terbiasa makan dalam kondisi tertentu, otak akan menyesuaikan diri sehingga kita akan terus makan selama berada dalam kondisi tersebut," ungkap Prof David Neal, psikolog dari University of Southern California seperti dikutip dari NYdailynews, Minggu (11/9/2011).

Kondisi tertentu yang dimaksud Prof Neal salah satunya adalah tangan yang paling sering digunakan. Makin sering menggunakan satu tangan saja untuk ngemil ataupun makan, otak akan semakin terbiasa sehingga kehilangan kontrol terhadap rasa kenyang.

Dengan berganti-ganti dari tangan kanan ke tangan kiri atau sebaliknya, otak kembali dipaksa untuk menyesuaikan diri sehingga sinyal lapar akan berkurang dan sinyal rasa kenyang meningkat. Akibatnya, secara umum porsi makan relatif akan berkurang.

Efek ini dibuktikan Prof Neal dalam serangkaian eksperimen yang melibatkan 98 pengunjung bioskop yang membawa popcorn atau berondong jagung ke dalam ruang theater. Dalam eksperimen pertama, jenis popcorn dibedakan antara popcorn segar dengan yang lengket karena sudah dingin.

Rupanya bentuk dan penampilan popcorn tidak terlalu mempengaruhi porsi makan para pengunjung bioskop. Baik yang mengonsumsi popcorn hangat maupun yang sudah dingin dan secara fisik kurang menarik karena agak lengket oleh mentega yang mulai membeku, porsinya relatif sama banyak.

Perbedaan porsi makan baru teramati pada eksperimen kedua, ketika sebagian pengunjung diminta menggunakan tangan yang kurang dominan saat mengambil popcorn dari wadahnya lalu memasukkannya ke dalam mulut. Dengan tangan yang kurang dominan, para partisipan mengonsumsi popcorn dalam porsi yang lebih sedikit dibandingkan saat memakai tangan yang lebih dominan.
newer post

Rokok yang Bikin Tobat

0 komentar
Berhenti merokok buat banyak orang bukan perkara mudah. Dihimbau, diingatkan atau ditakut-takuti karena merusak kesehatan tak mampu membuat perokok kapok. Tapi ada banyak kisah inspiratif yang membuat si perokok tobat.

Rokok tak hanya merusak jantung, paru, otak. Tapi efek merokok juga bikin buruk rupa alias penampilan yang tidak sehat seperti gigi kuning, noda hitam di wajah dan kulit jadi mudah keriput.

Tar dan nikotin adalah dua zat paling berbahaya diantara 4.000 jenis zat kimia lainnya di dalam rokok. Praktisi totok rokok Fuad Baradja yang dijumpai detikHealth, Kamis (8/4/2010) mengatakan kemauan adalah kunci bagi yang ingin berhenti merokok.

"Banyak perokok yang kalau ditanya, dalihnya adalah sulit untuk berhenti. Sebenarnya masalahnya bukan sulit atau tidak sulit. Simpel saja, ini soal mau atau tidak mau untuk berhenti," katanya.

Di Indonesia, rendahnya motivasi untuk berhenti merokok antara lain dipicu oleh kurangnya informasi. Kalaupun ada, seringkali informasinya menyesatkan. Sebagai contoh, Fuad menyebut iklan-iklan rokok yang mencitrakan perokok sebagai pribadi yang macho.

Kondisinya berbeda dengan negara lain seperti Singapura. "Di sana, untuk menjalani terapi berhenti merokok orang rela antre. Motivasinya besar, pertama karena harga rokok mahal. Kedua, tempat untuk merokok benar-benar dibatasi. Untuk merokok orang harus mencari tempat khusus, dan itu repot. Ketiga, iklan dan himbauan antirokok ada di mana-mana. Ini memunculkan stigma tertentu, yang membuat orang akan merasa terhina kalau sampai merokok," tuturnya.

Rokok dan ceritanya:

1. Seorang sopir berhenti merokok selama 2 tahun karena berniat membeli motor. Dia bisa menyisihkan Rp 600 ribu/bulan untuk bayar cicilan. Begitu motor lunas ia merokok lagi, lalu jatuh sakit dan terpaksa menjual motor tersebut untuk ongkos berobat.

Sebuah pencapaian yang bagus sebenarnya, ketika sopir itu mampu berhenti merokok selama 2 tahun sementara banyak orang kesulitan untuk melakukannya. Ia bahkan jadi punya motor sendiri. Tragisnya, gara-gara merokok lagi ia malah kehilangan motor tersebut.

Cerita di atas hanyalah salah satu dari banyak kisah inspiratif yang bisa ditemui di grup Bikin Teman Berhenti Merokok, yang terdapat di situs jejaring Facebook yang dikelola Fuad. Semuanya menceritakan pengalaman orang-orang yang berhenti merokok. Banyak diantaranya cukup menggelitik kalau direnungkan.

2. Kisah tentang seorang mantan ketua organisasi Islam di Yogyakarta, yang diposting Rabu (7/4/2010). Ia berhenti merokok setelah menyadari bahwa aktivitas merokok adalah satu-satunya aktivitas yang tidak pernah dimulai dengan menyebut nama Allah.

Saat hendak makan dan minum ia selalu membaca Basmallah, tapi saat merokok tak sekalipun ia pernah membacanya. Ini lantas membuatnya yakin bahwa ada sesuatu yang salah dalam merokok.

3. Seorang kakek di Malang Jawa Tengah yang punya industri rokok rumahan, diposting pada Selasa (6/4/2010). Saat diberi tahu soal hukumnya, ia kurang setuju. Tapi setelah diberi penjelasan soal bahaya rokok, ia menutup usahanya itu. Konon untuk menebus dosanya, iapun beralih ke usaha minuman kesehatan berbahan jahe dan temulawak.

Fuad memang dikenal giat mengkampanyekan gerakan antirokok, termasuk di antaranya lewat Facebook. Salah satu status yang ia tulis awal tahun ini sempat jadi kontroversi karena dinilai melecehkan ulama.

"Sealim apapun seorang ustadz, dan sehitam apapun jidatnya karena kebanyakan sujud, kalau dia merokok saya gak percaya apapun yg datang darinya. Logikanya, kalau amanat Allah saja yg berupa paru2 yg sehat, jantung yg kuat dan tubuh yg sempurna tidak bisa dia jaga, bagaimana mungkin dia akan menjaga amanat orang lain. Ap...alagi kalau sering mengeluarkan pernyataan2 yang menyesatkan dan membodohkan ummat. Huft, Jauh2 deh"

Wallahu'alam
newer post
newer post older post Home