Rabu, 18 Juli 2012

Gangguan Gagap Bicara Sudah Ada Sejak Zaman Nabi Musa

Kesan lucu sering muncul bila mendengar seseorang bicara dengan gagap, terutama sejak melejitnya popularitas pelawak Aziz Gagap. Padahal gagap yang sesungguhnya adalah gangguan saraf yang berdampak serius dan dialami banyak orang termasuk Nabi Musa.

Gagap merupakan gangguan bicara yang ditandai dengan pengulangan-pengulangan secara tidak sengaja, pada bagian tertentu dari kalimat yang diucapkannya. Umumnya terjadi pada bagian-bagian yang tidak menghasilkan bunyi misalnya "geg.. geg.. gag.. gagap".

Kelainan yang terjadi pada gagap bukan terletak pada organ penghasil suara, melainkan pada saraf yang mengendalikannya. Gagap juga tidak berhubungan dengan tingkat kecerdasan sehingga rata-rata penderitanya tidak memiliki gangguan serius secara langsung dalam belajar.

Namun secara tidak langsung, penderita gagap sering mengalami masalah dalam kehidupan sosialnya. Rowan Atkinson, komedian yang dikenal sebagai pemeran Mr Bean juga mengalaminya saat masih kecil, yakni sering dikucilkan dan diolok-olok teman sebaya karena sulit mengucapkan huruf B.

Dampak yang lebih serius dari gagap bicara juga bisa ditemukan dalam kitab suci. Musa, seorang Nabi yang pernah membelah Laut Merah demi membebaskan bangsa Israel dari perbudakan Firaun di Mesir juga pernah mengalami susahnya jadi orang gagap.

Beberapa ayat dalam kitab suci menyiratkan hal itu, sehingga banyak ilmuwan meyakini Nabi Musa adalah seorang penderita gagap. Ayat-ayat yang dimaksud antara lain terdapat dalam Kitab Perjanjian Lama (Keluaran 4:10) dan Al Quran (QS 20:26-29).

Lalu kata Musa kepada Tuhan: "Ah, Tuhan, aku ini tidak pandai bicara, dahulupun tidak dan sejak Engkau berfirman kepada hamba-Mupun tidak, sebab aku berat mulut dan berat lidah." (Keluaran 4:10)

Nabi Musa menjawab: "Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku. Mudahkanlah urusanku. Lepaskanlah kekakuan lidahku supaya mereka memahamiku. Jadikanlah seorang dari keluargaku sebagai pembantuku. Dialah Harun saudaraku". (QS 20:26-29)


Gejala-gejala yang disebutkan seperti berat mulut, berat lidah dan kekakuan lidah diyakini merupakan indikasi gagap bicara yang dialami Nabi Musa pada masa itu. Begitu terganggunya Nabi Musa oleh gagap yang dideritanya, sampai-sampai harus menunjuk Harun, adiknya sebagai juru bicara (pembantu).

Namun uniknya, gagap bisa hilang dengan sendirinya saat berada dalam kondisi-kondisi tertentu. Rowan Atkinson misalnya, bisa tiba-tiba sembuh ketika harus memerankan tokoh yang serius. Gagap juga bisa mendadak hilang ketika seseorang sedang menyanyi atau berbisik-bisik.

Meski sebagian besar didapatkan sejak lahir, dalam beberapa kasus gangguan saraf yang menyebabkan gagap bicara juga bisa muncul saat dewasa. Dikutip dari Disabled-world, Kamis (18/11/2010), beberapa pemicunya antara lain cedera di kepala, tumor, stroke dan penyalahgunaan obat tsb.

0 komentar:

Posting Komentar

newer post older post Home